SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya  sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.

Tugas ini disusun sebagai tugas mata kuliah Sistem Manajemen Informasidengan judul SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER”  yang dimulai dari konsep system manajemen sampai model system informasi berbasis komputer. Paper ini dibuat dari berbagai sumber yaitu buku dan internet yang dikhususkan untuk para mahasiswa gunadarma.

Terima kasih disampaikan kepada dosen mata kuliah Sistem Manajemen Informasi yang telah memberikan kuliah demi lancarnya tugas ini.

Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat, agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Sistem Manajemen Informasi. adapun dari isi paper ini yang kurang mohon dimaafkan. Terima kasih

Penyusun

Alfian Tanjung

DAFTAR ISI

Hal

Pengantar                                                                                                                                i

Daftar Isi                                                                                                                                 ii

  1. PENDAHULUAN                                                                                                    3
  2. PEMBAHASAN

2.1 Konsep system manajemen informasi sebagai sumber daya                    3

2.2 Konsep dasar manajemen informasi                                                                   4

2.3 Sumber daya system informasi                                                                             4

2.5 Konsep sistem, data, dan informasi                                                                     7

2.4 Arsiteksur informasi yang mendukung tujuan                                                8

2.5 Evolusi sistem informasi berbasis komputer                                                   8

2.6 Model sistem informasi berbasis computer                                                     9

III.     PENUTUP                                                                                                                   11

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

  1. I.       PENDAHULAUAN
  2. Latar belakang

Pada saat ini system informasi digunakan untuk berbagai kebutuhan manusia seperti mempercepat pekerjaan agar dapat mempersingkat waktu atau mengefektifitaskan waktu selain itu dapat memberikan informasi yang lebih akurat. System informasi merupakan suatu system berbasis computer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Informasi tersebut menjelaskan mengenai organisasi atau salah satu system utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu dan masa yang akn dating. Informasi tersebut akan memberikan suatu data yang telah diolah yang memiliki arti dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Data merupakan fakta-fakta yang mewakili suatu keadaan, kondisi, atau peristiwa yang terjadi atau ada di dalam atau dilingkungan fisik organisasi.

Sisitem informasi berbasis computer menggunakan teknologi komputer untuk memproses data menjadi informasi. Hal inilah yang menimbulkan bahwa computer harus memiliki fondasi seperti software dan hardware  untuk mengarahkanpara pemakai untuk mendapatkan informasi yang diharapkan. Komputer dapat dipakai sebagai untuk menyimpan dan memproses informasi.

konsep system informasi telah ada sebelum munculnya computer tepatnya pada pertengahan  abad ke-20 pada masa itu masih digunakan kartu. pemakaian komputer terbatas pada aplikasi akuntansi yang kemudian dikenal sebagai system informasi akuntansi. Namun, demikian para pengguna – khususnya dilingkungan perusahaan  masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para manajer. Aplikasi akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama pengolahan data elektronik (PDE).

Pada tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesor baru yang menggunakan silicon chip circuitry dengan kemampuan pemrosesan yang lebih baik. Untuk mempromosikan generasi komputer tersebut, para produsen memperkenalkan konsep system informasi manajemen dengan tujuan utama yaitu menghasilkan informasi bagi manajemen. Ketika itu mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu mengisi kesenjangan akan alat bantu yang mampu menyediakan informasi manajemen. Konsep SIM ini dengan sangat cepat diterima oleh beberapa perusahaan dan institusi pemerintah dengan sekala besar seperti departemen keuangan khususnya untuk menangani pengelolaan anggaran, pembiayaan dan penerimaan negara. Namun demikian, para pengguna yang mencoba SIM pada tahap awal menyadari bahwa penghalang terbesar justru dating dari para lapisan manajemen tingkat menengah.

  1. II.    PEMBAHASAN
  2. Konsep system manajemen informasi sebagai sumber daya

Banyak organisasi yang ingin membangun sistem Informasi Manajemennya sendiri, dan telah menyediakan dana yang cukup, tetapi ternyata usaha tersebut sering kali gagal. Hal ini disebabkan  oleh struktur organisasi keseluruhan yang kurang wajar, rencana organisasi keseluruhan yang belum memadai, personil sistem yang tidak memadai, dan kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang system manajemen yang baik. Sebelum membahas tetang konsep system manajemen lebih lanjut, berikut ini merupakan pengertian dari sistem Informasi Manajemen yaitu serangkaian sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi yang secara rasional mampu menstransformasikan data sehingga menjadi informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer..

  1. Konsep dasar manajemen informasi

Manfaat teknologi informasi dapat membantu segala jenis kegiatan khususnya di bidang bisnis selain dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses bisnis, teknologi informasi dapat digunakan untuk mengambil keputusan dan menjalin hubungan kerja sama antara kalangan bisnis melalui jarin gan teknologi informasi yang disebut system informasi berbasis internet. Biasanya dikalangan bisnis mereka memakai fasilitas dukungan untuk menawarkan barang ke konsumen melalui jaringan internet misalnya website atau sosial network yang nantinya akan melakukan proses transaksi melalui e-commerce. Berikut adalah kerangka kerja yang berguna untuk mengatur pengetahuan yang disajikan dan memberi garis besar tentang hal yang perlu diketahui mengenai system informasi yaitu:

  1. Konsep-konsep dasar yaitu, konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan peran sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar yang berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif.
  2. Teknologi informasi yaitu, konsep-konsep utama, pengembangan, dan berbagai isu manajemen teknologi informasi yaitu meliputi hardware, software, jaringan, manajemen data, dan banyak teknologi berbasis internet.
  3. Aplikasi bisnis yaitu, menggunaan sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif bisnis.
  4. Proses pengembangan yaitu, bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis.
  5. Tantangan manajemen yaitu, tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan, dan global dalam bisnis.
  1. Sumber daya system informasi

Sumber informasi terdiri dari 5 bagian sumber daya dasar yaitu: Manusia, Hardware, Software, Data dan Jaringan. Dibawah ini merupakan contoh Sumber daya sistem informasi dan produknya, meliputi:

  1. Sumber daya manusia merupakan, orang-orang yang memakai system informasi atau informasi yang dihasilkan system tersebut, misalnya pelanggan, tenaga penjualan, teknisi, staff administrasi, akuntan dan para manajer. Selain itu Para pakar merupakan orang-orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi, meliputi sistem analis, pembuat software, operator sistem. Selain itu funsi dari sumber daya manusia yaitu:
  • Perekrutan & Penerimaan.( recruitment and hiring).
  • Pendidikan & Pelatihan.
  • Manajemen Data.
  • Administrasi Tunjangan & Penghentian.

Di dalam sumber daya manusia terdapat suatu kelompok yang disebut dengan intelegent sumber daya manusia yang berfungsi untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi :

  • Inteligen Pemerintah
  • Inteligen Pemasok
  •  Inteligen Serikat Pekerja
  • Inteligen Masyarakat global
  •  Inteligen masyarakat Keuangan
  • Inteligen Pesaing
  1. Sumber daya hardware merupakan, sekumpulan mesin-mesin atau perangkat yang menjalankan semua proses teknologi informasi yang nantinya akan menyediakan informasi yang dibutuhkan.
  2. Sumber daya software merupakan, sekumpulan perangkat atau aplikasi yang akan mendukung hardware untuk menjalankan proses teknologi informasi seperti operating system yang mengendalikan dan mendukung kegiatan kerja computer, selain itu aplikasi-aplikasi yang melakukan kegiatan langsung bagi penggunaan tertentu komputer yang nantinya akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna akhir.
  3. Sumber daya data merupakan, sekumpulan file-file yang berada di dalam computer seperti: file kepegawaian, database karyawan atau persediaan barang, dll.
  4. Sumber daya jaringan merupakan, Media komunikasi untuk melakukan kerja sama antar kalangan bisnis misalnya, software untuk akses jaringan internet.

Sistem pendukung Keputusan  pada era tahun 1970–1980. Menggunakan sistem yaitu (Decision Support System – DSS) memberi dukungan interaktif para manajer dalam mengabil keputusan.  Konsep DSS merupakan  sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer & keputusan itu harus segera  dibuat oleh manajer. Disini Sistem Informasi Manajemen (SIM) dipandang sebagai suatu sistem penghasil informasi yang mendukung sekelompok manajer secara umum yang mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional. Sistem informasi manajemen adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Untuk memahami pengertian system informasi,harus dilihat keterkaitan antara data dan informasi sebagai entitas penting pembentuk system informasi.Data merupakan nilai,keadaan,atau sifat yang berdiri sendiri lepas dari konteks apapun. Sementara informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang (Davis, 1995).

Untuk membahas lebih lanjut tentang SIM sebelumnya kita akan membahas dulu tentang manajemen dan fungsi manajemen. Menurut Ricky W. Griffin manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

Sistem Informasi Manajemen (SIM) dapat didefisinikan sebagai sistem formal dan informal yang menyediakan informasi di masa lalu, sekarang, dan proyeksi masa depan baik secara lisan dan tulisan yang berhubungan dengan operasi perusahaan dan lingkungannya. Informasi ini penting bagi manajer atau karyawan dalam membantu pengambilan keputusan. Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada perencanaaan, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi subsistem suatu perusahaan, dan menyajikan sinergi organisasi pada proses (Murdick dan Ross. 1993).

Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.

Manajer menggunakan banyak laporan atau tampilan informasi untuk mencerminkan kondisi fisik perusahaan. Dapat dibayangkan bagaimana perusahaan yang besar hampir sepenuhnya harus mengandalkan informasi. Para eksekutif sangat mungkin menganggap informasi sebagai sumberdaya mereka yang paling berharga. Jenis-jenis sumber daya informasi yaitu:

  • Manusia
  • Material
  • Mesin
  • Uang
  • Informasi

Tugas manajer adalah bagaimana mengelola sumberdaya ini agar dapat digunakan secara efektif. Empat jenis sumberdaya yang pertama memiliki wujud, ada secara fisik, dan dapat disentuh, yang biasanya disebut sumberdaya fisik. Sumber daya yang terakhir, informasi, memiliki nilai dari apa yang diwakilinya, bukan dari bentuknya yang disebut sumberdaya konseptual.

  1. Konsep sistem, data, dan informasi

Sejak permulaan peradaban, Orang mulai memanfaatkan  sistem informasi untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain dan mendapatkan informasi yang diinginkan dengan menggunakan berbagai jenis instrumen/alat fisik (hardware), perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software), saluran komunikasi (jaringan) dan data yang di simpan (sumber daya data). Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. Karakteristik sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan. Berarti sebuah sistem bukanlah seperangkat unsur yang tersusun secara tak teratur, tetapi terdiri dari unsur yang dapat dikenal sebagai unsur yang saling melengkapi karena satunya dari maksud, tujuan atau sasaran.

Data dapat didefinisikan sebagai fakta atau catatan tentang suatu objek. Jadi apapun yang berupa catatan tentang suatu objek dapat disebut data. Data sebagai bahan baku informasi, dapat juga didefinisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, tindakan, benda dan sebagainya.

Syarat-syarat sebuah data:

  • Obyektif, data sesuai dengan keadaan sebenarnya atau kenyataan.
  • Relevan, sesuai dengan kepentingan atau tujuan yang diinginkan.
  • Standard error kecil.

Macam-macam data

  1. Berdasarkan sifatnya yaitu data kwantitatif, data dalam bentuk angka atau bilangan, Contohnya: 6,4,3,4,7 dan data kwalitatif, data bukan dalam bentuk angka, tetapi dalam bentuk pernyataan dan atau kategori, Contohnya: Baik, buruk.
  2. Berdasarkan sumbernya yaitu data internal, data yang berasal dari dalam organisasi dan data eksternal, data yang berasal dari luar organisasi.
  3. Berdasarkan cara memperoleh yaitu data primer, data yang diperoleh dari sumber pertama/sumber data, data ini biasanya belum diolah dan data sekunder, data yang diperoleh dari pihak kedua,data ini biasanya sudah dalam keadaan diolah.
  4. Berdasarkan cakupannya yaitu data Sensus, diperoleh dari populasi dan data Sampel yang diperoleh dari sampel.
  5. Berdasarkan skala pengukurannya yaitu nominal, ordinal, interval, dan rasio

Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental. Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat.

  1. Arsiteksur informasi yang mendukung tujuan

Ada beberapa pengertian arsitektur informasi yaitu, menurut Laudon 1998 arsitektur informasi adalah bentuk khusus yang menggunakan teknologi informasi dalam organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan atau fungsi-fungsi yang telah dipilih. Dan menurut Zwass 1998 arsitektur informasi adalah desain sistem komputer secara keseluruhan (termasuk sistem jaringan) untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi yang spesifik.

Ada 3 macam Informasi Yang Mendukung Tujuan Diantaranya yaitu:

  1. Arsitektur Tersentralisasi merupakan arsitektur ini sudah dikenal semenjak tahun 1960-an dengan mainframe sebagai faktor utama. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang ditujukan untuk menangani data yang berukuran besar,dengan ribuan terminal untuk mengakses data dengan tanggapan yang sangat cepat dan melibatkan jutaan transaksi.
  2. Arsitektur desentralisasi merupakan konsep dari pemrosesan data tersebar (terdistribusi). Sistem pemrosesan data terdistribusi (atau biasa disebut sebagai komputasi tersebar) sebagai sistem yang terdiri atas sejumlah komputer yang tersebar pada berbagai lokasi yang dihubungkan dengan sarana telekomunikasi dengan masing-masing komputer mampu melakukan pemrosesan yang serupa secara mandiri, tetapi bisa saling berinteraksi dalam pertukaran data.
  3. Arsitektur Client/Server merupakan arsitektur gabungan ini ada sebagia yang disebut client dan server. Server adalah sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client. Secara fisik sebua server dapat berupa komputer (mainframe, mini – komputer, workstation ataupun PC) atau piranti lain (misalnya printer). Client mempunyai kemampuan untuk melakukan proses sendiri. Ketika sebuah client meminta suatu data ke server, server akan segera menanggapinya dengan memberikan data yang diminta ke client bersangkutan. Setelah diterima client segera melakukannya.
  1. Evolusi sistem informasi berbasis komputer

Dalam evolusi terdiri dari beberapa focus yaitu:

  1. Focus awal pada data yaitu selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
  2. Fokus baru pada informasi yaitu pada tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tersebut. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
  3. Fokus revisi pada pendukung keputusan yaitu sistem pendukung keputusan (Decision support system) sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut berada di bagian manapun dalam organisasi pada tingkat manapun dan dalam area bisnis apapun. DSS dimaksudkan untuk mendukung kerja satu manajer secara khusus.
  1. Model sistem informasi berbasis komputer

Sekilas tentang Ilmu komputer, Ilmu Komputer (bahasa Inggris: computer Science), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.

Tesis Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer neural, komputer DNA, dan komputer kuantum) serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random and komputer oracle).

Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman).

Ilmu komputer berakar dari elektronika, matematika dan linguistik. Dalam tiga dekade terakhir dari abad 20, ilmu komputer telah menjadi suatu disiplin ilmu baru dan telah mengembangkan metode dan istilah sendiri.

Departemen ilmu komputer pertama didirikan di Universitas Purdue pada tahun 1962. Hampir semua universitas sekarang mempunyai departemen ilmu komputer.

Penghargaan tertinggi dalam ilmu komputer adalah Turing Award, pemenang penghargaan ini adalah semua pionir di bidangnya.

Edsger Dijkstra mengatakan: Ilmu komputer bukan tentang komputer sebagaimana astronomi bukan tentang teleskop

Fisikawan Richard Feynman mengatakan: Ilmu komputer umurnya tidak setua fisika; lebih muda beberapa ratus tahun.

Model dari Computer Based Information System (CBIS)

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan informasi. Informasi disajikan secara lisan atau tulisan oleh suatu pengolah informasi. Porsi komputer dalam pengolah informasi terdiri dari tiap area aplikasi yang berbasis komputer – SIA, SIM, DSS, OA, dan ES. Sistem informasi berbasis komputer (computer-based information system) atau CBIS digunakan untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan computer, yaitu :

  1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan Sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Fungsi dari system informasi akuntansi yaitu:
  • Mengumpulkan & menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi
  • Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi
  1. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) merupakan Suatu sistem yang berbasis computer secara terpadu, yang dirancang untuk membantu para manajer dalam aktivitas sehari-hari. Terutama dalam aktivitas pengambilan keputusan

Suatu proses memasukkan beberapa aspek dari mekanisme keputusan ke dalam SIM, sehingga pengambilan keputusan pada dasarnya hanyalah tinggal memilih saja

  1. System informasi manajemen merupakan serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi & secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai denganmgaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen
  2. Otomatisasi kantor merupakan Semua sistem elektronik formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi kepada dan dari orang yang berada didalam maupun diluar perusahaan. Sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan.
  3. System pakar merupakan suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan. Sistem pakar adalah suatu program komputer yangmengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an.

III. PENUTUP

kesimpulan

Informasi adalah salah satu dari 5 (lima) jenis utama sumberdaya yang dapat dipakai oleh manajer. Semua sumberdaya termasuk informasi dapat dikelola. Pengelolaan informasi semakin penting saat bisnis proses suatu organisasi atau perusahaan menjadi rumit dan kemampuan komputer berkembang. Output komputer digunakan untuk memberikan informasi perusahaan yang akan diperiksa oleh para manajer. Manajer terdapat pada semua tingkatan dan dalam semua bidang fungsional. Ketika para manajer melaksanakan fungsi-fungsi mereka dan memainkan peran mereka, mereka menambah keahlian komunikasi dan pemecahan masalah dengan pengetahuan tenatng komputer dan informasi.
Sistem adalah suatu integrasi elemen-elemen, yang semuanya bekerja menurut satu tujuan. Semua sistem meliputi tiga elemen utama yaitu input, transformasi dan output. Sistem yang berhubungan dengan lingkungannya disebut sistem terbuka, seangkan sebaliknya disebut dengan sistem tertutup.
Tedapat perbedaan antara data dan informasi. Data mencakup fakta dan angka-angka yang relative tidak berarti, kemudian diubah menajdi informasi oleh pengolah informasi. Sedangkan informasi memiliki arti bagi pemakainya.

SUMBER

  1. http://www.google.co.id/search?hl=id&biw=1440&bih=742&q=buku+sistem+informasi+manajemen&revid=-1&sa=X&ei=2O6OTsOnL8borAe7lqHBDQ&ved=0CB8Q1QIoAg
  2. Buku Sistem Informasi Manajemen, Edhy Sutanta, penerbit Graha Ilmu
  3. http://ariearjunaug.blogspot.com/
  4. http://sitinurhidayat.blogspot.com/
  5. http://acieee.wordpress.com/
  6. http://marshafransisca.blogspot.com/
  7. http://pusdiklatwas.bpkp.go.id/filenya/namafile/258/KT_SIM.pdf
  8. http://a60377.wordpress.com/2010/11/06/sistem-informasi-manajemen
  9. http://sitinurhidayat.blogspot.com/2010/10/konsep-sistem-informasi-manajemen.html
  10. http://ariearjunaug.blogspot.com/2010/11/pengguna-informasi-dipandang-dari_06.html